Kamis, 23 November 2017

TIMOR CULTURE (PRODUK DAERAH TIMOR)


                     




Budaya milik kita, mari kita lestarikan budaya dengan menikmati makanan tradisional disertai dengan penambah selera makan berupa sambal lu’at, tanpa lupa mengindahkan budaya kita dengan memakai barang – barang produk tardisional yang menjadi ciri khas kita seperti syal dan tas bermotif dari berbagai daerah (TTU, TTS, BELU dan MALAKA)
Jagung (Zea mays) merupakan salah satu sumber antioksidan yang dapat melawan kanker yang disebabkan oleh radikal bebas yang kaya akan senyawa fenolik asam ferulic, agen anti kanker yang telah terbukti efektif dalam memerangi tumor pada kanker payudara dan kanker hati. minyak jagung telah menunjukkan efek anti aterogenik pada tingkat kolesterol, sehingga mencegah resiko penyakit jantung, mencegah anemia karena mengandung vitamin B12. Jagung sangat potensial untuk diolah menjadi makanan tradisional seperti bose, dengan cara : jagung direndam selam ± 15 menit, ditumbuk hingga kulit arinya terkelupas, ditapis hingga bersih, dijemur hingga kering dan dicampuri dengan kacang hijjau dan kacang tanah lalu dibungkus menggunakan plastic bening berlabel.
Untuk menambah cita rasa pada bose, maka perlu dihidangkan dengan sambal lu’at yang terasa pedas dimulut, sebagai pembangkit selera makan. Sambal lu’at sangatlah prakis dalam proses pembuatannya, yakni Lombok dan bawang putih di mol menggunakan alat mol, Jeruk nipis diiris tipis, dicampur dengan garam dan ajinomoto secukupnya lalu diisi di dalam botol sedang berlabel.
 Produk syal dan tas bermotif kain tenun dapat dilakukan dengan cara,yakni  Persiapan alat dan bahan, Benang digulung pada batu bulat, Benang dirangkai pada rangka kayu berbentuk persegi panjang, Benang yang telah dirangkai langsung ditenun (teknik tenun sotis dan buna).



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laporan Rancangan Percobaan

LAPORAN RANCANGAN   PERCOBAAN “PENGARUH PUPUK BOKASHI TERHADAP TANAMAN BAWANG MERAH ( ALLIUM ASCALONICUM   L)” OLEH KELOMPOK 1...