Budaya milik kita, mari kita
lestarikan budaya dengan menikmati makanan tradisional disertai dengan penambah
selera makan berupa sambal lu’at, tanpa lupa mengindahkan budaya kita dengan
memakai barang – barang produk tardisional yang menjadi ciri khas kita seperti
syal dan tas bermotif dari berbagai daerah (TTU, TTS, BELU dan MALAKA)
Jagung (Zea mays) merupakan salah satu sumber antioksidan yang dapat
melawan kanker yang disebabkan oleh radikal bebas yang kaya akan senyawa
fenolik asam ferulic, agen anti kanker yang telah terbukti efektif dalam
memerangi tumor pada kanker payudara dan kanker hati. minyak jagung telah
menunjukkan efek anti aterogenik pada tingkat kolesterol, sehingga mencegah
resiko penyakit jantung, mencegah anemia karena mengandung vitamin B12. Jagung
sangat potensial untuk diolah menjadi makanan tradisional seperti bose, dengan
cara : jagung direndam selam ± 15 menit, ditumbuk hingga kulit arinya
terkelupas, ditapis hingga bersih, dijemur hingga kering dan dicampuri dengan
kacang hijjau dan kacang tanah lalu dibungkus menggunakan plastic bening berlabel.
Untuk menambah cita rasa pada
bose, maka perlu dihidangkan dengan sambal lu’at yang terasa pedas dimulut,
sebagai pembangkit selera makan. Sambal lu’at sangatlah prakis dalam proses
pembuatannya, yakni Lombok dan bawang putih di mol menggunakan alat mol, Jeruk
nipis diiris tipis, dicampur dengan garam dan ajinomoto secukupnya lalu diisi
di dalam botol sedang berlabel.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar